Recent Posts

Rabu, 12 November 2014

Ringkasan UN Geografi SMA

Ringkasan UN Geografi SMA

Pendekatan :
-          Keruangan: fenomena, persebaran, lahan, pemukiman, morfologi, banjir, longsor, lokasi.
-          Ekologi: interaksi pd ling, hub, dan dampaknya, merusak hutan -> longsor.
-          Kompleks wil: fenomena geo, interaksi wil dgn wil utk memenuhi kebutuhan. Lokasi, kondisi.
Konsep :
-          Aglomerasi: pemusatan penimbunan suatu kawasan, kwsn Indus, pertanian.
-          Lokasi: letak (absolute & relative) – jarak:  jarak suatu tempat.
-          Keterjangkauan: hub sarana prasarana. – Pola: fenomena geosfer (flora fauna).
-          Morfologi: bentuk lahan/perm bumi akbt tng eks end (gunging, lembah).
-          Interaksi & Interpendensi: ketergantungan gejala di  mk bumi, hub desa=kota.
-           Diferensi area: fenomena tempat, mis: desa khas dgn persawahan.
Prinsip :
-          Persebaran: gejala/fenomena di geosfer. (Persebaran/kepadatan penduduk)
-          Interelasi: hub slg terkait fenomena dgn fenomena (banjir mengganggu aktifitas warga)
-          Deskripsi: fenomena yg dpt dijelaskan (table, gambar, peta, grafik, diagram)
-          Korologi: fenomena Geo scr menyeluruh (keterkaitan kesuburan lhn, ltk wily yg sesuai)
Teori Tata Surya :
-          Kabut/Nebula: Imannuel kant (1755) Piere de Laplace (1796) : kabut rkss dr debu es & gas (nebula), menyusut berputar memanas & mnjd bintang rkss, suhu turun lalu mmbntk planet.
-          Planetesimal: Chamberlin dan Moulton: matahari didekati bintang besar menarik bgn mthr lalu trjd ldkn bsr, gas yg keluar mengembun & mmbeku sbg bnd pdt.
-          Pasang Surut: Jeans & Jeffreys: sbh bintang mndkt mthr dlm jrk pndk dan mnybbkn psg srt pd mthr lalu trjd gel rkss trjd perpatan gs & pecah lalu berpisah mnjd planet.
-          Bintang Kembar: R.A Lyttleton: Slh st btg mldk yaitu mnjd mthr yg lain adlh planet
-          Proto Planet: Carl Von Weiszzacker: tbntk dr awan gas debu mnglmi pemampatan tertarik ke pusat awan dan mmbtk bola & mulai berpilin mnjd cakram (matahari)
-          Big Bang: Edwin Hubbie: ledakan dahsyat krn raksi inti massa 13.700 thn lalu
-          Keadaan tetap: Fred Hoyle 1948: materi br muncul dgn sndrx (tdk ada awal & akhir)
-          Mengembang& Mmpt: Ekspansi & Kontraksi: siklus materi akbt raksi inti hydrogen (partikel zaman dahulu)
Planet :
PD/terestial/kebumian: MVBM   -  PL/jovian/rkss: YSUN  - Inferior: MV  -  Superior:  MYSUN.
Litosfer (kerak bumi/batuan) berupa inti bumi, selubung.mantle, kerak bumi :
Batuan beku: magma pijar  -  Sedimen/endapan: tenaga air, angin. Metamorg: tknn suhu tggi.
Batuan :
-          Batolit: magma, penurunan suhu. – Lakolit: magma yg menyusup. – keping/sill: magma melebar & mnyusup. – korok/gang: magma memotong litosfer. – sedimen glasial:  es. – Aeolis/aeris: angin.  -  akuatis: air. – marine: mengendap di laut. – fluvial: sungai.
-          Batuan beku: Granit, Diorit, Grabo (magma pijar mendingin dan membeku)
-          Batuan sedimen: tenaga angin dan air dirombak mnjd kecil dan memadat jd endapan.
-          Batuan metamorf: batuan malihan akibat tknn suhu yg tinggi meremukan batuan yg ada.
Tenaga Endogen:
-          Tektonik: patahan retakan (epirogenetik, orogenetik). – Vulkanik: naiknya magma dr perut bumi
-          Diatropisme: pembentukan kembali perm bumi. – Eksogen: pelapukan (fisis kimiawi organik)
-          Erosi: oleh angin laut gletser. – Sedimentasi: Pelapukan oleh air angin gletser.
-          Erupsi Eksplosif: besar/dahsyat. – Erupsi Efusif: lemah.
Pedosfer (Tanah):
-          Tanah Podzolik merah kuning: iklim basah 2500-3500 mm/thn di pegunungan.
-          Tanah Organosol: bahan induk organic (gambut.rumput) +2500 mm/thn
-          Tanah Aluvial: endapan lumpur melalui sungai. - Tanah humus: tanaman membusuk
-          Tanah laterit: mengandung zat besi  & aluminium.
Metode vagetatif antara lain:
a. Reboisasi adalah menanami kembali hutan yang gundul
b. Countour strip cropping adalah bercocok tanam dengan beberapa jenis tanaman semusim dalam strip – strip yang berselang – seling menurut garis kontur.
c. Crops rotation adalah usaha penanamanjenis tanaman secara bergantian dalam suatu lahan.
Atmosfer  (Udara) :
-          Troposfer: 0-12km. (angin, hujan, lap air, konveksi dan torpopause)
-          Stratosfer: 12-60km (O2). Mesosfer: 60-80km (pelindung bumi dr meteor).
-           Termosfer: 80-100km ( sbgn molekul&atom mnglm ionisai). Ionosfer: 100-800km (slrh).
-          Eksosfer: 800-3260km.
-          Angin Pasat: Maks subtropik-> min. Antipasat sebaliknya.
Hidrosfer (Air)  :
-          Evaporasi: penguapan. – Transpirasi: pelepasan uap. – AvaT: gabungan ET.
-          Kondensasi: pendinginan. – Intersepsi: hujan di hutan lebat tak sampai ke tanah.
-          Presipitasi: : dr atmosfer ke bumi. – Run off: aliran permukaan tanah melaui sungai.
-          Infiltrasi: perembasan kedalam tanah mll pori2.
-          Hujan Zenithal: di daerah khatulistiwa, uap air naik scr vertical.
-          Hujan Orografis: Uap air naik di pegunungan, hujan  di lereng gunung.
-          Hujan Siklonal: pengaruh angin siklon, udara naik menjadi dingin.
-          Huja Muson: pengaruh angin muson barat, okt-april.
-          Hujan Frontal:  pertemuan masa udara panas dgn dingin.
Biosfer (Lapisan mahluk hidup) :
-          Hutan tropic: daerah tropis, pohon tgg rapat dan sll hijau (Brazil lembah amazon, Indo Kal&Sum, India, Afrika Timur. (mesophyta & hydrophyta).
-           Hutan Musim:  Thailand, Nusa Tenggara (vegetasi mesophyta).
-          Sabana: semak belukar: (NTT, Aust, Brazil, Argentina)
-          Stepa/Padang rumput: Amrk Srkt, Eropa Timur, Argentina, Afrika Selatan.
-          Gurun: Afrika Utara, Semenanjung Arab, Amrk Srkt, Afrk Sel.
-          Tundra/Padang lumut: Rusia Utara, Alaska, Kanada, Greenland, Norwegia,, Swedia.
-          Hutan Tropis: Sumatra, Kalimantan, Papua.
-          Hutan Bakau: pantai timur Sumatra,  pantai timur Kalimantan dan Papua.
-          Sabana/stepa: Kepulauan Nusa Tenggara.
Persebaran Fauna :
-          Parleatik: Eropa, AsiaUt, Jepang, Kanda. (unta, kelinci, panda, kucing, anjing, beruang kutub)
-          Neotropik: AmrkSel, AmrkTeng, Meksiko (orgutan, monyet, kllwr, buaya, kdl, ikan)
-          Neartik: AmrkUt, Greenland (elang, bison, beruang, kura2, tupai, kelinci anjing)
-          Ethiopian: Afrika, Arab, Madagaskar (kllwr, simpanse, singa, lemur, kudanil, zebra, singa)
-          Oriental: India, Cina, Malaysia, Indo Barat (tapir, rusa, harimau, gajah, benteng, babi hutan).
-          Australia: Tasmania, Solomon, Papua (kangguru, kuskus, cendra, kakatua, kadal, walabi)
-          Indo Barat: Asiatis, Sum Jawa Bali Kalimantan (gjh, bdk, hrm, benteng, rusa. Kerbau, monyet, buaya, elang jawa, kutilang, merak,serangga, ikan air tawar).
-          Tengah: AsiatisAustralis, Sulawesi NusaTengg, Maluku (anoa, babi rusa, kuskus, kuda,komodo, buaya, biawak, katak terbang, serangga, ikan).
-          Timur: Australis. Papua dan sekitarnya. (kangguru, beruang, kuskus, koala, ula, kelalawar, biawak, kasuari, cendrawasih,.
Suaka Marga Satwa :
-          Gunung Leuser: Aceh.
-          Way Kambas: Lampung, Jambi, Sumatra Selatan. (tapir, badak, harima, gajah, kerbau, & rusa).
-          Baluran: Jawa Timur. (badak, banteng, anjing hutan, lutung,kera, rusa, elang jawa, merak)
-          Pulau Komodo: NTT. (komodo, biawak, kelalawar, kakatua, ayam hutan, sapi kuda liar)
-          Pulau Mojo: NTB. (kakatua, ayam htn, sapi liar, rusa, kuda liar, babi rusa)
-          Kutai: Kalimantan Timur. (babi htn, berkantan, orang utan, monyet, rusa, banteng)
Cagar Alam :
-          Pulau Dua: Banten (pelestarian hutan dan burung laut)
-          Cibodas: Jawa Barat (konservasi air)
-          Ujung Kulon: Banten (tanaman tropis, badak bercula 1, harimau jawa, banteng, kerbau)
-          Penanjung Pengandaran: Jawa Barat (hutan, rusa, banteng, hrm jawa, babi hutan)
-          Lali Jiwo: Jawa Timur (hutan alam flora alpine dan cemara)
-          Sibolangit: Sumatra Utara (pohon lebah, bunga bangkai)
-          Rimbo Panti: Sumatra Barat (tapir, siamang)
Peta  :
-          TopografI: garis kontur (ketinggian). – Chorografi: bercorak umum.
-          Tematik: Fenomena di bumi <pariwisata>.
-          Conform: bentuk area sesuai <sudut>. – Ekuivalen: luas daerah sesuai skala pd bidang lengkung.
-          Ekuidistan: Perbandingan sesuai panjang jarak dengan aslinya stlh dikalikan skala.
-          Jenis skala: numeric, garis, verbal. 
-          Kadaster: 1:100-5000. Besar: 5rb-250rb. Sedang: 250rb-500rb. Kecil: 500rb-1jt. Geo > 1jt.
-          Simbol area: sawah. Simbol titik: ibukota.
-          Azimut/Zenit/Datar: Kutub. - Kerucut: lintang tengah 45’. - Silinder: khatulistiwa
Pengindraan Jauh :
-          Sumber Tenaga: Matahari & Gel mikro -> system aktif.
-          Atmosfer: CO2, N2, O2
-          Citra Foto:  gmbrn pmkn bumi berupa foto udara (ultraviolet) tunggal dan jamak.
-          Non Foto:  gmbr/citra dhslkn oleh bkn kamera tp scanning (foto satelit) mggnkn citra inframerah termal & citra radar/gel mikro. Tunggal dan jamak.
-          Interpretasi Citra: menafsir mengkaji objek citra (rona, warna, bentuk, uk, tekstur, pola, situs)
-          Manfaat: kpndudukan, meteorology, klimatologi, pemetaan, khtnan, pertambangan, intelejen.
SIG :
-          Perolehan, kompilasi, peyimpanan, pembaruan, perubahan, manajemen, pertukaran, maniupulasi, penyajian, analisis DATA. -> Input > Manipulasi > Output DATA.
Software: Arc info, ER Mapper, Global Mapper, IDRISI, Arc View, ERDAS, Map Info, SPANS, ILWIS.
-          Data spasial: digitasi dan penyiaman (scanning).
-          Data raster: dbntk kmpln sel/pixel mudah dimanipulasi/tampilkan.
-          Data Vektor:  titik2, garis polygon dan atributnya (sumbu x y).
-          Data atribut: kualitatif berupa deskriptif wwncr dsb, dan kuantitatif berupa bilangan.
Desa :
-          Desa Swadaya: adat istiadat, hub erat, mata pencarian sjns, tek sdrhn, prasarana kurang.
-          Swakarya: prbhn cr berpikir, lap kerja primer>sekunder, produktifitas & sarana meningkat.
-          Swasembada: adat tdk mengikat, hub rasional, Tek baru, sarana lengkap.
-          Memusat: pegunungan, terpencar menyendiri, penduduk satu keturunan.
-          Linier: pantai,jalan raya, spnjg sungai, mendekati sarana transportasi.
-          Terpencar:  meyendiri (farm stead)rumah petani dgn mesin, lumbung, dsb.
Kota :
-          Konsentris:  CBD inti kota, diikuti oleh zona pabrik, perumahan, dan penglaju.
-          Sektor: CBD pusatnya, diikuti oleh zona grosir & Indus, pemukiman menengah, atas, &komuter.
-          Pusat kegiatan ganda:  zona luar CBD, seperti suburban, Indus suburban.
-          Inti kota: pusat aktifitas, eko sos budaya dan pemerintahan.
-          Suburban: daerah penglaju di inti kota.
Negara Maju :
-          Pnptn bdg Indus, angka ptmbhn kematian kcl, tinggal di kota, dll.
-          Amerika Serikat, Kanada, Jepang, Inggris, Perancis, Jerman, Australia, Eropa, Cina, Singapur, Rusia, Belanda.
Negara Berkembang:
-          Produktifitas rendah, pertumbuhan kematian tinggi, pasar tdk sempurna, dll.
-          Bangladesh, Cina, India, Nigeria, Indonesia, Kenya, Thailand, Malaysia, Meksiko, Mesir.
WPPI   https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjx7D6nIsK02AoUoOuqXUsd12TccyWnuFcTEU4gJM2YLu0hUEfHqiz45htopJxtQiWtN-scEmEbq6Y467gp1FuI2_7iQyEnt3K-3OiOVB-NZpQO2bLoyoY7dSyBMF426BUtwCsv3OYci-s/s400/2b.jpg
1.       WPPI Sumatera bagian utara, berlandaskan pada potensi sumber daya alam.
2.       WPPI Sumatera bagian selatan (termasuk Banten) berlandaskan pada potensi ekonomi batu bara, minyak bumi, timah, dan mineral industri, seperti koalin dan kapur.
3.       WPPI Jawa dan Bali (tanpa Banten), berlandaskan pada prasarana yang baik, tenaga kerja yang terampil, sumber energi, dan sistem pertanian yang maju.
4.       WPPI Kalimantan bagian timur, berlandaskan pada potensi gas dan batu bara.
5.       WPPI Sulawesi, berlandaskan pada potensi pertanian, perikanan, nikel, aspal, kapur, dan kayu.
6.       WPPI Batam dan Kalimantan Barat, berlandaskan letak strategis, potensi hasil hutan, dan gas alam.
7.       WPPI Indonesia Timur bagian selatan, berlandaskan potensi sumber daya alam, budaya dan tenaga terampil untuk industri kecil.
8.       WPPI Indonesia Timur bagian utara, berlandaskan pada potensi hasil laut, hutan, dan mineral
Gletser: Es. Solvatar: Belerang. Thermen: Air panas. Fumarol: Uap air panas.
Antroposfer: Lap mns dgn khdpnx. Biosfer: Lap MH (batuan, air, udara).
IKLIM A:  Temp -18’ C, curah hujan >60mm
IKLIM B: curah hujan lebih kecil dari penguapan, gurun dan stepa.
IKLIM C:  temperature bulan terdingin-3’ C – 18’ C.
IKLIM D: 3’ C – 10’ C.
IKLIM E: iklim kutub, tundra dan salju.

0 komentar:

Posting Komentar